Monday, February 28, 2011

North - Southbound Malaysia in a glance

Alhamdulillah! Itu yang terlintas dipikiran gw setelah pesawat QZ7693 mendarat di Bandara Internasional Soekarno Hatta. Sebulan belakangan gw agak sibuk membuat itinerary dan mempersiapkan segala macam informasi mengenai beberapa kota di Malaysia dengan tujuan mengajak "backpacking" 2 orang rekan kerja. Bisa dibilang gw adalah "otak" dari perjalanan ini. 95% ide, planning dan lainnya dari perjalanan selama 6hari 5malam tersebut berasal dari gw. Dan, dengan ini gw bisa bilang kalo salah satu resolusi 2011 gw sudah terlaksana dengan lancar.

Perjalanan diawali dengan kehebohan yang seharusnya tidak perlu terjadi, yaitu tiket, itinerary dan semua info yang gw kumpulin ketinggalan di meja kantor disaat kita sedang berburu waktu ngejar pesawat (yang ternyata delay). Untung sekali gw sadar saat taksi yang ditumpangi ga begitu jauh dari kantor. Setelah adegan lari2an karena ada panggilan "palsu" flight, sekitar jam 2100 kami take off dari Soekarno Hatta menuju LCCT, Kuala Lumpur. Perjalanan selama 2 jam sama sekali tidak berasa buat gw, salah satu alasannya adalah waktu itu gw kedapetan hot seat yang bisa membuat tidur gw jadi nyenyak sekali. Jam 12 tengah malam pesawat AK389 mendarat di LCCT dan dimulailah petualangan Trio 001 (sebutan dari gw buat kami bertiga) melanglang buana di Malaysia.


19Feb11, officially 2nd day! Diawali dengan nongkrong2 di Toilet (khusus buat gw) dan sebuah Fast food restaurant, kami menunggu saat yang tepat untuk bergerak ke KL Sentral. Tujuan hari ini adalah Kota Penang! Sekitar jam 3 kami berangkat menuju KL Sentral menggunakan Aerobus. Ternyata perhitungan awal gw agak meleset, ternyata durasi antara LCCT sampai Sentral hanya memakan waktu sekitar 1jam. Karena masih terlalu dini, kamipun langsung menuju ke Musholla untuk sekedar merebahkan punggung sambil menunggu waktu sholat. Tepat pukul 0630, kami melaju ke Terminal Bukit Jalil dan sempat menangkap suasana sunrise di atas stasiun LRT Bukit Jalil. Karena masih terlalu pagi dari jadwal keberangkatan bus transnasional (jam 9), kami pun memilih untuk sarapan di warung makan depan terminal. Waktu masih menunjukkan jam 8, demi mengejar waktu agar bisa sampai Penang lebih awal, kami memutuskan untuk naik bis lain yang menjanjikan akan berangkat saat itu juga. Ternyata itu hanyalah HOAX, bis tetap jalan jam 9.

Perjalanan selama 5jam tersebut kami manfaatkan sebagai pengganti waktu tidur yang agak terganggu sebelumnya. Karena jadwal yang terlampau padat, kami rela untuk hanya makan siang dengan sepucuk nasi lemak yang dijual di kantin Terminal Sg Nibong. Rute hari ini adalah menikmati ferry penyebrangan Penang island - Butterworth, yang ternyata GRATIS!! Puas dengan ferry, kami langsung menuju ke Baba Guesthouse yang berlokasi di Batu Ferringhi. Karena terlalu lelah, kami memutuskan untuk mencoret rencana awal "mengejar sunset di Batu Ferringhi Beach". Setelah kembali segar, kami mengarah ke Batu Ferringhi Night Market untuk sekedar mencuci mata (liat bule lucu) dan mengisi perut. Setelah puas kami langsung kembali ke penginapan untuk istirahat.

20Feb11, third day! Bangun pagi, mandi, siap2 dan langsung check out. Tujuan pertama adalah Batu Ferringhi Beach. Pantainya termasuk lumayan, walaupun masih kalah dengan Pantai Kuta Bali. Karena jadwal hari itu terbilang padat, maka kami hanya menghabiskan waktu sebentar di Pantai. Tujuan selanjutnya Unesco's World Heritage Site, George Town! Dengan menggunakan CAT FREE BUS kami mulai menjelajah Kota Tua yang teratur tersebut. Cuaca cerah dengan panas matahari yang sangat menyengat benar2 menjadi faktor yang membuat kami kelelahan! Rute ubek2 George Town ini dimulai dengan Museum, lanjut ke Masjid, melipir ke benteng dan berakhir di Esplenade. Puas dengan kota tua, kamipun melanjutkan perjalanan ke ibukota, Kuala Lumpur! Persis seperti hari kemarin, kami memanfaatkan perjalanan Penang - KL dengan tidur untuk mengumpulkan kembali tenaga yang habis terurai karena jalan2 seharian.

Sekitar pukul 1830 kami sampai di Terminal Bukit Jalil, kami langsung cari Musholla untuk sholat. Ketika sedang berjalan menuju Stasiun LRT, sepintas gw melihat RapidKL tujuan Puduraya. Iseng nanya ke petugasnya, ternyata bis tersebut lewat daerah tujuan kami, yaitu Bukit Bintang. Jujur, baru kali ini gw berani naik RapidKL! Setelah berjalan beberapa ratus meter, akhirnya kami menemukan penginapan kami untuk 2 hari kedepan, yaitu Paradiso Bed & Breakfast. Check in, mandi, lanjut jalan2 menyusuri jalan Alor untuk mencari makan. Kaki yang lelah dan perut yang kenyang benar2 paduan yang pas untuk tidur dengan nyenyak!

21Feb11, forth day! Tujuan hari ini adalah ngubek2 Genting Highland! Selesai sarapan, kami langsung mengarah ke KL Sentral. Sesampainya di Sentral, kami mendapatkan kabar buruk, yaitu bis untuk ke Genting hanya tersedia pukul 11, dan sky rail menuju highland sedang dalam perbaikan. Kekecewaan tersebut membuat kami membanting stir dan mengubah rencana hari itu. Yang terpikirkan oleh gw saat itu adalah Batu Caves, dan ternyata kedua temen gw setuju untuk pergi ke Batu Caves. Langsunglah kami mengarah ke area KTM untuk beli tiket ke Batu Caves. Kurang dari 30 menit perjalanan, sampailah kami ke Goa dengan beratus2 anak tangga. Disambut dengan patung Hanoman Hijau yang super gede, mulailah kami menyiksa kaki dengan menaiki lebih dari 200 anak tangga. Suasana India sangat kental disini, bahkan bisa dibilang kami seperti pergi ke negara lain. Lebih dari 1 jam kami habiskan, sebelum kembali ke KL Sentral untuk merencanakan tujuan selanjutnya.

Siang itu, untuk mengobati kekecewaan karena ga jadi ke Genting, kami "berpesta" di KFC Sentral (ga keren ya?), dan tiba2 tercetus keinginan untuk mengunjungi IKEA tetapi kami urungkan karena lokasinya yang jauh. Ketika sedang berjalan menuju station monorail, sepintas gw liat RapidKL tujuan Damansara, dan tanpa berpikir panjang masuklah kami ke dalam bis. Perjalanan yang sangat jauh menghantarkan kami ke sebuah surga! I do really fall for IKEA! Lebih dari 1 jam kami habiskan di Pusat Perbelanjaan itu dan berhasil membeli 1pc blanket, 1pack apple candles, 2pcs box, 1pc table lamp. Ada kejadian bodoh yang agak memalukan saat itu. Ketika bayar, sang kasir menawarkan kami untuk membeli kantong, dikarenakan terlalu pelit, kami menolak untuk membeli. Dan, ternyata... IKEA tidak menyediakan kantong plastik!! Akhirnya kami bertiga harus menenteng2 belanjaan tanpa kantong kembali ke penginapan.

Hari berubah menjadi malam, saatnya makan malam! Sepertinya kejadian memalukan IKEA membuat kami sangat lapar, sehingga masing2 dari kami memesan 2 menu untuk makan malam kali ini (maruk ya?). Malam ini adalah malam terakhir di KL, dan tampaknya kurang lengkap perjalanan ke KL kalau tidak poto2 di Twin Tower! Berangkatlah kami hanya untuk mengambil poto di Petronas Twin Tower (no picture hoax ma meen!). Dan, malam ini kami tidur dengan senyuman tersungging puas.

22Feb11, fifth day! Menuju Melaka! Kota Melaka adalah kota kedua favorit gw setelah Penang. Kota yang kecil tapi terlihat sekali keindahannya yang terpelihara, no wonder it categorized as Unesco's World Heritage site! Tujuan utama di Melaka adalah George Town, old town yang menarik. 2jam perjalanan dari KL menuju Melaka terasa sangat singkat bila dibandingkan dengan perjalanan antar kota sebelumnya. Sesampainya di Melaka Sentral, kami mencari bus untuk mengantarkan kami ke Ringo's Foyer Guesthouse yang berlokasi di daerah Jonker Street. Melaka bisa dibilang kota terpanas di trip kali ini, tetapi hal itu tidak menyurutkan keinginan kami untuk mengubek2 George Town sampai ke akar2nya (lebay). Hanya bermodalkan kaki yang kuat, kami berhasil menjelajah ke semua must visit TA. Mulai dari Christ Church, Stadthuys, St Paul Ruins, Menara Taming, Jonker Walk sampai ke Melaka River Cruise! Satu hal yang agak mengagetkan kami yaitu kota Melaka hanya "hidup" sampai jam 8malam, selebihnya bisa dikategorikan sebagai kota mati, karena sangat sepi.

23Feb11, sixth and Last day! Rencana awal kami ingin menghabiskan pagi terakhir sebelum pulang dengan keliling kota menggunakan sepeda yang disediakan oleh penginapan. Tetapi karena sepeda yang tersedia saat itu hanya 2buah, akhirnya rencana tersebut tergantikan dengan berleha2 di lobby penginapan sambil berharap beberapa bule lucu yang menginap disana keluar kamar (ih gatel deh!). Jam 10an kami check out dari penginapan, makan siang di warung tenda dengan menu Nasi Lemak Lengkap! Walaupun ada sedikit gangguan dengan Bis Transnasional yang menuju LCCT, tetapi kami bisa sampai di LCCT tepat waktu. Dan Alhamdulillah pesawat yang kami tumpangi lepas landas tepat waktu.

To be honest, after this trip i feel proud of my self! I actually can arrange a trip, A FUN TRIP INDEED! Thanks a lot gals for the companion *kiss*