Showing posts with label family. Show all posts
Showing posts with label family. Show all posts

Tuesday, June 23, 2009

My lovely "duo kencur"

M. Rakha Indrawan

Duet of Alyssa Natanaela and M. Rakha Indrawan

Alyssa Natanaela

My lovely "Duo Kencur" who always filled my home with their laughs and cries. A bit annoying but loads of FUN!! Love them trully!! People said that they're cute, and indeed they are!! Why?? Because, ladies and gentlemen, i proudly pronounce to all of you, my lovely niece and nephew. The elder one named Alyssa Natanaela (we use to call he icha), she's a bit hyperactive little girl, likes to talk (wonder where she got it from huh... hihihi). And the younger one is M. Rakha Indrawan (we call him Rakha/Akha), start learning how to walk, like to grab his aunty's long hair (T_T).

Friday, April 24, 2009

Suatu pagi di pasar tradisional..

Hari minggu pagi, cuaca agak mendung (sepertinya semalam hujan) dengan langkah berat gw beranjak dari tempat tidur, menghampiri ibunda tercinta yang lagi nonton TV. Setelah mendapatkan konfirmasi, akhirnya gw bersiap-siap untuk pergi nganter beliau ke pasar. Semenjak punya dan bisa mengendarai motor, udah jadi rutinitas/kewajiban gw buat nganter si mamah (that's what i called her) ke pasar. At first gw ngerasa kalo rutinitas/kewajiban ini tuh agak menyebalkan, karena as we all know, pasar tradisional tuh kotor, becek, etc..etc.. Tapi setelah menjalaninya beberapa bulan, gw mulai merasa kecanduan (in positive way).
Seneng ajah rasanya bisa ngeliat dagangan-dagangan digelar, mulai dari sayur, buah, daging, ikan, ayam sampai ke CD (celana dalam.red) juga ada. Daaan.. yang paling menyenangkan tuh ngeliat kelakuan para penjual dan pembeli yang sedang bertransaksi. Banyak banget candaan yang keluar dari mulut mereka yang membuat gw cekakak cekikik sendiri. Salah satu penjual yang selalu bikin gw ketawa adalah si tukang ikan asin. Dari logatnya sih bisa dipastikan dia berasal dari suatu daerah di Jawa, perkiraan gw siyh daerah Cilacap. Yang membuat si tukang asin ini lucu tuh karena logat dia kalo ngomong daaann dia suka lupa harga, jadi ga jarang para pembeli (mostly ibu-ibu) yang mempermainkan harga. Tapi pada akhirnya dia nyadar sendiri kalo dia salah ngasih harga, trus mengakibatkan perdebatan antara dia dengan para pembeli itu. Kebayang sendiri kan gimana ramenya??
Well, rute perbelanjaan si mamah di pasar ini pasti diakhiri dengan membeli kue jajanan tradisional (lebih tepatnya kue pukis). Gw salut ma yang jualan, kenapa?? Soalnya dia bisa berhasil menyekolahkan anak-anaknya sampai ke bangku kuliah hanya dengan bermata pencaharian sebagai tukang kue pukis!! (Hmm.. sempat terbersit pikiran mau buka usaha kue pukis niiiyyyhh..). Gw tau informasi itu dari si mamah. Well, si tukang pukis itu sukunya sama ma si mamah (sunda.red). Hebat ya..? Hebat banget kalo menurut gw sih.. Kira-kira kalo gw memulai usaha mandiri sebagai tukang kueh berhasil gak yaaa?Jam menunjukkan waktu 07.48, tour de pasar dah berakhir.. Gw balik ke rumah dengan beberapa kantong belanjaan. Hari ini belanjaan si mamah ga begitu banyak, so.. sayah bisa ngebut nyetirnyaaahh.. hahahaha... Tapi.. berhubung si mamah rada bawel, kayanya teteup harus agak lambat perjalanannyah..
Wokeh, that's all for now..Ciaooo...